Skip to main content

PENGERTIAN DAN PENTINGNYA KEAMANAN SISTEM INFORMASI


Menurut G. J. Simons, keamanan informasi adalah bagaimana kita dapat mencegah  penipuan (cheating)  atau,  paling  tidak,  mendeteksi  adanya penipuan di sebuah sistem yang berbasis informasi, dimana informasinya sendiri tidak memiliki arti fisik.


Selain itu keamanan sistem informasi bisa diartikan sebagai  kebijakan,   prosedur,   dan   pengukuran   teknis   yang digunakan untuk mencegah akses yang tidak sah, perubahan program, pencurian,  atau  kerusakan  fisik  terhadap  sistem  informasi.  Sistem pengamanan terhadap teknologi informasi dapat ditingkatkan dengan menggunakan    teknik-teknik    dan    peralatan-peralatan    untuk mengamankan   perangkat   keras   dan   lunak   komputer,   jaringan komunikasi, dan data.


Seringkali  sulit  untuk  membujuk  management  perusahaan  atau  pemilik sistem informasi untuk melakukan investasi di bidang keamanan. Di tahun 1997 majalah Information Week melakukan survey terhadap 1271 sistem atau network manager di Amerika Serikat. Hanya 22% yang menganggap keamanan sistem informasi sebagai komponen sangat penting (“extremely important”). Mereka lebih mementingkan “reducing cost” dan “improving competitiveness”  meskipun  perbaikan  sistem  informasi  setelah  dirusak justru dapat menelan biaya yang lebih banyak. Meskipun sering terlihat sebagai besaran yang tidak dapat langsung diukur dengan uang  (intangible), keamanan sebuah sistem informasi sebetulnya dapat diukur dengan besaran yang dapat diukur dengan uang  (tangible). Dengan adanya ukuran yang terlihat, mudah-mudahan pihak management dapat mengerti pentingnya investasi di bidang keamanan.

Comments

Popular posts from this blog

TUTORIAL INSTALASI WIRESHARK

Wireshark merukan salah satu dari software monitoring jaringan yang biasanya banyak digunakan oleh para administrator jaringan untuk mengcapture dan menganalisa kinerja jaringan. Berikut langkah-langkah penginstalannya : 1. Setelah mendownload software nya, klik pada software instalasinya lalu akan muncul dialog box seperti berikut dan klik “next”. 2. Akan muncul dialog box tentang “License Agreement”, lalu klik I Agree untuk melanjutkan. 3. Pilih Component pada Wireshark yang akan kamu install lalu klik next. 4. Centang pada kolom File Extention, lalu klik next. 5. Pilih letak dimana Wireshark akan diinstal, lalu klik next. 6. centang pada kolom Install “WinCap”, agar kita bisa mengcapture paket-paket data yang lewat ke jaringan. 7. tunggu proses Installing, setelah selesai klik next. 8. akan muncul dialog box seperti berikut untuk menginstall WinCap, lalu klik next. 9. klik “I Agree” setelah membaca License Agreement. 10. instalan sudah sels...

ETIKA KEAMANAN INFORMASI

Etika dalam Sistem Informasi dibahas pertama kali oleh Richard Mason (1986), yang mencakup PAPA yaitu : 1. Privasi Privasi (Bahasa Inggris: privacy) adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk mempertahankan kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka Menurut UU Teknologi Informasi ayat 19 Privasi adalah hak individu untuk mengendalikan penggunaan informasi tentang identitas pribadi baik oleh dirinya sendiri atau oleh pihak lainnya. Contoh isu mengenai privasi sehubungan diterapkannya system informasi adalah pada kasus seorang manajer pemasaran yang ingin mengamati e-mail yang dimiliki para bawahannya karena diperkirakan mereka lebih banyak berhubungan dengan e-mail pribadi daripada e-mail para pelanggan. Sekalipun sang manajer dengan kekuasaannya dapat melakukan hal seperti itu, tetapi ia telah melanggarprivasi bawahannya. Privasi dibedakan menjadi privasi fisik dan pr...

CRYPTOGRAPHY RANSOMWARE

Crypto-ransomware is a type of harmful program that encrypts files stored on a computer or mobile device in order to extort money. Encryption 'scrambles' the contents of a file, so that it is unreadable. To restore it for normal use, a decryption key is needed to 'unscramble' the file. Crypto-ransomware essentially takes the files hostage, demanding a ransom in exchange for the decryption key needed to restore the files. The first crypto ransomware was probably the infamous AIDS Trojan 3  in 1990. It was distributed on a floppy disk handed out to attendees at an international conference about the AIDS disease, and the software encrypted file names (not the files themselves), and then displayed a demand for payment to a location in Panama. The perpetrator's motivation might have been rooted more in a desire for revenge on the conference organizers than in financial gain, but in any case, the attack was ineffective. The exact reason for this wasn't published...