Skip to main content

ETIKA KEAMANAN INFORMASI


Etika dalam Sistem Informasi dibahas pertama kali oleh Richard Mason (1986), yang mencakup PAPA yaitu :

1. Privasi
Privasi (Bahasa Inggris: privacy) adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk mempertahankan kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka
Menurut UU Teknologi Informasi ayat 19
Privasi adalah hak individu untuk mengendalikan penggunaan informasi tentang identitas pribadi baik oleh dirinya sendiri atau oleh pihak lainnya.
Contoh isu mengenai privasi sehubungan diterapkannya system informasi adalah pada kasus seorang manajer pemasaran yang ingin mengamati e-mail yang dimiliki para bawahannya karena diperkirakan mereka lebih banyak berhubungan dengan e-mail pribadi daripada e-mail para pelanggan. Sekalipun sang manajer dengan kekuasaannya dapat melakukan hal seperti itu, tetapi ia telah melanggarprivasi bawahannya.
Privasi dibedakan menjadi privasi fisik dan privasi informasi (Alter, 2002).
·         Privasi fidik adalah hak seseorang untk mencegah sseseorang yangtidak dikehendaki terhadap waktu, ruang, dan properti (hak milik).
·         Privasi informasi adalah hak individu untuk menentukan kapan, bagaimana, dan apa saja informasi yang ingin dikomunikasikan dengan pihak lain.

2. Akurasi
 Akurasi terhadap informasi merupakan factor yang harus dpenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidak akurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dan bahkan membahayakan.
Mengingat data dalam sistem informasi menjadi bahan dalam pengambilan keputusan, keakurasiannya benar-benar harus diperhatikan.

3. Properti
Perlindungan terhadap hak PROPERTI yang sedang digalakkan saat ini yaitu yang dikenal dengan sebutan HAKI (hak atas kekayaan intelektual).
HAKI biasa diatur melalui hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).
a. Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hukum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa seizin pemegangnya.Hak seperti ini mudah untuk didapatkan dan diberikan kepada pemegangnya selama masa hidup penciptanya plus 70 tahun.

b. Paten merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulit didapatkan karena hanya akan diberikan pada penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikan perlindungan selama 20 tahun.
Isu yang juga marak sampai saat ini adalah banyaknya penyali perangkat lunak secara ilegal dengan sebutan pembajakan perangkat lunak (software privacy). Beberapa solusi untuk mengatasi hal ini telah banyak ditawarkan, namun belum memiliki penyelesaian, seperti sebaiknya software – terutana yang bias dijual massak – dijual dengan harga yang relative murah. Solusi yang mengkin bias figunakan untukperusahaan-perusahaan yang memiliki dana yangterbatas untukmemberli perangkat lunak yang tergolong sebagai open source.

4. Akses
Fokus dari masalah akses adalah pada penyediaanakses untuk semua kalangan. Teknologi informasi diharapkan tidak menjadi halangan dalam melakukan pengaksesan terhadap informasi bagi kelompok orang tertentu, tetapi justru untuk mendukung pengaksesan untuk semuapihak. Sebagai contoh, untuk mendukunf pengaksesan informasi Web bagi orang buta, TheProducivity Works menyediakan Web Broser khusus diberi nama pw WebSpeak. Browser ini memiliki prosesor percakapan.

B. SISTEM KEAMANAN INFORMASI

a.    Keamanan Sistem Informasi
Keamanan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian sistem informasi. Tujuannya adalah untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta untuk mendeteksi dan membetulkan akibat segala kerusakan sistem.

Ancaman terhadap sistem informasi dapat dibagi menjadi dua macam: ancaman aktif dan ancaman pasif
· Ancaman aktif mencakup kecurangan dan kejahatan terhadap komputer
· Ancaman pasif mencakup kegagalan sistem, kesalahan manusia, dan bencana alam
Jika kita berbicara tentang keamanan sistem informasi, selalu kata kunci yang dirujuk adalah pencegahan dari kemungkinan adanya virus, hacker, cracker dan lain-lain. Padahal berbicara masalah keamanan sistem informasi maka kita akan berbicara kepada kemungkinan adanya resiko yang muncul atas sistem tersebut sehingga pembicaraan tentang keamanan sistem tersebut maka kita akan berbicara 2 masalah utama yaitu :

1. Threats (Ancaman)
Ancaman adalah aksi yang terjadi baik dari dalam sistem maupun dari luar sistem yang dapat mengganggu keseimbangan sistem informasi. Ancaman yang mungkin timbul dari kegiatan pengolahan informasi berasal dari 3 hal utama, yaitu :
a. Ancaman Alam
Yang termasuk dalam kategori ancaman alam terdiri atas :
· Ancaman air, seperti : Banjir, Stunami, Intrusi air laut, kelembaban tinggi, badai, pencairan salju
· Ancaman Tanah, seperti : Longsor, Gempa bumi, gunung meletus
· Ancaman Alam lain, seperti : Kebakaran hutan, Petir, tornado, angin ribut
b. Ancaman Manusia
Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman manusia, diantaranya adalah :
· Hacking, cracking, akses ke sistem oleh orang yang tidak berhak, DDOS, backdoor
· Kriminal
· Pencurian, penipuan, penyuapan, pengkopian tanpa ijin, perusakan
· Teroris
· Peledakan, Surat kaleng, perang informasi, perusakan
a.  Ancaman Lingkungan
Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman lingkungan seperti :
· Penurunan tegangan listrik atau kenaikan tegangan listrik secara tiba-tiba dan dalam jangka waktu yang cukup lama
· Polusi
· Efek bahan kimia seperti semprotan obat pembunuh serangga, semprotan anti api, dll
· Kebocoran seperti A/C, atap bocor saat hujan

Besar kecilnya suatu ancaman dari sumber ancaman yang teridentifikasi atau belum teridentifikasi dengan jelas tersebut, perlu di klasifikasikan secara matriks ancaman sehingga kemungkinan yang timbul dari ancaman tersebut dapat di minimalisir dengan pasti.

2. Vulnerability (Kelemahan)
Adalah cacat atau kelemahan dari suatu sistem yang mungkin timbul pada saat mendesain, menetapkan prosedur, mengimplementasikan maupun kelemahan atas sistem kontrol yang ada sehingga memicu tindakan pelanggaran oleh pelaku yang mencoba menyusup terhadap sistem tersebut. Cacat sistem bisa terjadi pada prosedur, peralatan, maupun perangkat lunak yang dimiliki.
Suatu pendekatan keamanan sistem informasi minimal menggunakan 3 pendekatan, yaitu :
a. Pendekatan preventif yang bersifat mencegah dari kemungkinan terjadikan ancaman dan kelemahan
b. Pendekatan detective yang bersifat mendeteksi dari adanya penyusupan dan proses yang mengubah sistem dari keadaan normal menjadi keadaan abnormal
c. Pendekatan Corrective yang bersifat mengkoreksi keadaan sistem yang sudah tidak seimbang untuk dikembalikan dalam keadaan normal

Masalah tersebut pada gilirannya berdampak kepada 6 hal yang utama dalam sistem informasi yaitu :
- Efektifitas
- Efisiensi
- Kerahaasiaan
- Integritas
- Keberadaan (availability)
- Kepatuhan (compliance)
- Keandalan (reliability)

b.     Teknik yang digunakan untuk melakukan serangan keamanana Sistem Informasi
Ada beberapa teknik yang digunakan untuk melakukan serangan diantaranya adalah :
1. Denial of Service
Teknik ini dilaksanakan dengan cara membuat permintaan yang sangat banyak terhadap suatu situs sehingga sistem menjadi macet dan kemudian dengan mencari kelemahan pada sistem si pelaku melakukan serangan terhadap sistem.
2. Sniffer
Teknik ini diimplementasikan dengan membuat program yang dapat melacak paket data seseorang ketika paket tersebut melintasi Internet, menangkap password atau menangkap isinya.
3. Spoofing
Melakukan pemalsuan alamat e-mail atau Web dengan tujuan untuk menjebak pemakai agar memasukkan informasi yang penting seperti password atau nomor kartu kredit

Comments

Popular posts from this blog

TUTORIAL INSTALASI WIRESHARK

Wireshark merukan salah satu dari software monitoring jaringan yang biasanya banyak digunakan oleh para administrator jaringan untuk mengcapture dan menganalisa kinerja jaringan. Berikut langkah-langkah penginstalannya : 1. Setelah mendownload software nya, klik pada software instalasinya lalu akan muncul dialog box seperti berikut dan klik “next”. 2. Akan muncul dialog box tentang “License Agreement”, lalu klik I Agree untuk melanjutkan. 3. Pilih Component pada Wireshark yang akan kamu install lalu klik next. 4. Centang pada kolom File Extention, lalu klik next. 5. Pilih letak dimana Wireshark akan diinstal, lalu klik next. 6. centang pada kolom Install “WinCap”, agar kita bisa mengcapture paket-paket data yang lewat ke jaringan. 7. tunggu proses Installing, setelah selesai klik next. 8. akan muncul dialog box seperti berikut untuk menginstall WinCap, lalu klik next. 9. klik “I Agree” setelah membaca License Agreement. 10. instalan sudah sels...

CRYPTOGRAPHY RANSOMWARE

Crypto-ransomware is a type of harmful program that encrypts files stored on a computer or mobile device in order to extort money. Encryption 'scrambles' the contents of a file, so that it is unreadable. To restore it for normal use, a decryption key is needed to 'unscramble' the file. Crypto-ransomware essentially takes the files hostage, demanding a ransom in exchange for the decryption key needed to restore the files. The first crypto ransomware was probably the infamous AIDS Trojan 3  in 1990. It was distributed on a floppy disk handed out to attendees at an international conference about the AIDS disease, and the software encrypted file names (not the files themselves), and then displayed a demand for payment to a location in Panama. The perpetrator's motivation might have been rooted more in a desire for revenge on the conference organizers than in financial gain, but in any case, the attack was ineffective. The exact reason for this wasn't published...