Ancaman keamanan sistem informasi adalah sebuah aksi yang terjadi baik dari dalam sistem maupun dari luar sistem yang dapat mengganggu keseimbangan sistem informasi.Ancaman terhadap keamanan informasi berasal dari individu, organisasi, mekanisme, atau kejadian yang memiliki potensi untuk menyebabkan kerusakan pada sumber-sumber informasi.Pada kenyataannya ancaman dapat bersifat internal, yaitu berasal dari dalam perusahaan, maupun eksternal atau berasal dari luar perusahaan. Ancaman juga dapat terjadi secara sengaja ataupun tidak sengaja..Ancaman selama ini hanya banyak di bahas dikalangan akademis saja.Tidak banyak masyarakat yang mengerti tentang ancaman bagi keamanan sistem informasi mereka. Masyarakat hanya mengenal kejahatan teknologi dan dunia maya hanya apabila sudah terjadi “serangan“ atau “attack”. Sebuah hal yang perlu disosialisasikan dalam pembahasan tentang keamanan sistem terhadap masyarakat adalah mengenalkan “ancaman” kemudian baru mengenalkan ‘serangan’ kepada masyarakat. Perlu di ketahui bahwa serangan dimulai dengan ancaman, dan tidak akan ada serangan sebelum adanya ancaman. Serangan dapat diminimalisir apabila ancaman sudah diprediksi dan dipersiapkan antisipasi sebelumnya atau mungkin sudah dihitung terlebih dahulu melalui metode -metode penilaian resiko dari sebuah ancaman. Ada beberapa metode yang digunakan dalam mengklasifikasikan ancaman, salah satunya adalah Stride Method ( metode stride ) . STRIDE merupakan singkatan dari:
Spoofing
Menggunakan hak akses / Mengakses sistem dengan menggunakan identitas orang lain .
Tampering
Tanpa mempunyai hak akses namun dapat mengubah data yang ada didalam database.
Repudiation
Membuat sebuah sistem atau database dengan sengaja salah, atau sengaja menyisipkan bugs, atau menyertakan virus tertentu didalam aplikasi sehingga dapat digunakan untuk mengakses sistem pada suatu saat.
Information disclosure
Membuka atau membaca sebuah informasi tanpa memiliki hak akses atau membaca sesuatu tanpa mempunyai hak otorisasi.
Denial of service
Membuat sebuah sistem tidak bekerja atau tidak dapat digunakan oleh orang lain.
Elevation of priviledge
Menyalahgunakan wewenang yang dimiliki untuk mengakses sebuah sistemuntuk kepentingan pribadi.
Dalam hal ancaman ini dapat diberikan contoh didalam dunia nyata apabila seseorang diketahui membawa senjata tajam kemanapun dia pergi maka dapat dikatakan orang tersebut dapat merupakan ancaman bagi orang lain. Hal lain didunia nyata adalah pada saat diketahui seseorang membawa kunci T di sakunya maka dapat disimpulkan orang tersebut adalah merupakan ancaman bagi orang lain yang membawa kendaraan bermotor. Didalam dunia keamanan sistem atau dunia teknologi informasi seseorang dapat dikatakan berpotensi sebagai ancaman apabila memiliki hal sebagai berikut:
a) Kewenangan tinggi untuk login kedalam sebuah sistem.
b) Memiliki hak akses ( password ) seseorang yang dia ketahui dari berbagai sumber.
c) Memiliki banyak sekali koleksi tools untuk meretas sebuah sistem dan keahlian dibidang itu.
d) Orang yang membangun sebuah sistem dapat pula menjadi ancaman bagi sistem tersebut.
Comments
Post a Comment